Saya tidak tau harus memulai dari mana........!. Kadang harapan tidak seirama dengan kenyataan yang ada. Saya merasa menjadi orang yang selalu KEKURANGAN. Apakah ini karena kebodohan saya ....? ataukah memang karena hati ini yang tak peka.....? Sehingga sulit unutk menerima ................!.
Tampilkan postingan dengan label pribadi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pribadi. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 16 Februari 2013
Kamis, 29 Desember 2011
SELAMAT JALAN KAWAN
kullu nafsin dzaa iqatul maut
Ada masa dimana kita bersama ada pula masa dimana kita berpisah. Kebersamaan kisahkan banyak cerita dan perpisahan sisakan banyak keharuan. Terkadang hati riang bertemu, namun tak rela jika berpisah. Banyak kenangan tercipta selama itu, takkan hilang seketika didera waktu. Sahabat, mungkin kita pernah mengenal seseorang didekat kita. Kita berbagi bersama baik suka ataupun duka. Kita mengenal sesama dan pertemanan pun tercipta.Namun tiada yang kekal didunia.Dan perpisahan pun akan sangat berat rasanya.“Kullu nafsin dzaa iqatul maut…. -
Senin, 19 Desember 2011
INTROSPEKSI DIRI
Tatkala kudatangi sebuah cermin
Tampak sesosok yang sangat lama kukenal dan sangat sering kulihat
Namun aneh, sesungguhnya aku belum mengenal siapa yang kuliha
Tatkala kutatap wajah, hatiku bertanya, Apakah wajah ini yang kelak akan bercahaya dan bersinar indah di surga sana?
Ataukah wajah ini yang akan hangus legam di neraka jahanam
Tatkala kutatap mata , nanar hatiku bertanya,
Mata inikah yang akan menatap penuh kelezatan dan kerinduan ...
Menatap Allah, menatap Rasulullah, menatap kekasih-kekasih Allah kelak?
Ataukah mata ini yang terbeliak, melotot, menganga , terburai menatap neraka jahanam ...
Akankah mata penuh maksiat ini akan menyelamatkan?
Wahai mata, apa gerangan yang kau tatap selama ini?
Rabu, 14 Desember 2011
BIARKAN AKU MENANGIS SENDIRI
Teringat
begitu banyak kesalahan yang telah kuperbuat, tiap malam sebelum tidur
kumerenung dan mengingat segala kesalahanku baik yang kulakukan secara
khilaf ataupun tidak, sulit rasanya memejamkan mata jika
terbayang-bayangi oleh perbuatanku yang begitu banyak, tak bisa kuhitung
lagi sudah berapa banyak kesalahan itu. Berat kepala ini memikirkannya,
perih hati ini merasakannya.
Selasa, 13 Desember 2011
TANAH TANDUS
Hati ini ibarat lahan sebidang tanah, perlu diolah, dirawat dan
dipelihara. Jika tanah dibiarkan saja tanpa adanya pengolahan
(dicangkuli, disirami, dan dipupuk) maka lambat laun akan tumbuh rumput.
Apabila rumput sudah mulai tumbuh maka tanah tadi akan didatangi
binatang-binatang seperti kambing dan sapi. Maka hati manusia pun akan
seperti perilaku sapi dan kambing. Berpikir mencari makan saja, kemudian
kawin dan beranak, kemudian mati. Begitulah seterusnya. Yang ada
dipikiran manusia sekelas dengan sapi, memikirkan urusan perut (makanan
dan di bawah perut (syahwat).
Kemudian tanah masih dibiarkan tidak diolah, maka yang akan tumbuh adalah ilalang atau semak belukar. Binatang yang akan mendatangi tanah itu adalah sejenis binatang berbisa seperti ular dan kalajengking. Sifat-sifat kedua hewan itu pun yang senantiasa menebar bencana dengan bisanya akan menular kepada hati manusia. Sifat-sifat ular dan kalajengking tumbuh pada diri manusia. Manusia menjadi sumber perpecahan dan pertengkaran dengan sebab lisannya, ke mana-mana membuat orang lain menderita. Apabila tanah itu masih dibiarkan tidak diolah maka tanah tersebut akan menjelma menjadi hutan belantara dan binatang yang datangnya pun adalah harimau. Harimau mempunyai sifat memaksakan kehendak dan menghalalkan segala cara untuk memuaskan nafsunya dan menunaikan keinginannya. Maka hati manusia pun cenderung seperti sifat-sifat harimau. Manusia akan menghalalkan segala cara demi mencapai keinginannya. Tak peduli caranya itu dengan perbuatan maksiat seperti penipuan, perampokan, korupsi, kolusi, nepotisme dan penindasan. Yang ada di benak harimau sang raja hutan adalah yang penting dirinya bahagia tidak peduli orang lain sengsara dan menderita.
Kemudian tanah masih dibiarkan tidak diolah, maka yang akan tumbuh adalah ilalang atau semak belukar. Binatang yang akan mendatangi tanah itu adalah sejenis binatang berbisa seperti ular dan kalajengking. Sifat-sifat kedua hewan itu pun yang senantiasa menebar bencana dengan bisanya akan menular kepada hati manusia. Sifat-sifat ular dan kalajengking tumbuh pada diri manusia. Manusia menjadi sumber perpecahan dan pertengkaran dengan sebab lisannya, ke mana-mana membuat orang lain menderita. Apabila tanah itu masih dibiarkan tidak diolah maka tanah tersebut akan menjelma menjadi hutan belantara dan binatang yang datangnya pun adalah harimau. Harimau mempunyai sifat memaksakan kehendak dan menghalalkan segala cara untuk memuaskan nafsunya dan menunaikan keinginannya. Maka hati manusia pun cenderung seperti sifat-sifat harimau. Manusia akan menghalalkan segala cara demi mencapai keinginannya. Tak peduli caranya itu dengan perbuatan maksiat seperti penipuan, perampokan, korupsi, kolusi, nepotisme dan penindasan. Yang ada di benak harimau sang raja hutan adalah yang penting dirinya bahagia tidak peduli orang lain sengsara dan menderita.
Senin, 12 Desember 2011
HIDUP INI PENUH MISTERI DAN RAHASIA
HIDUP ini sebuah misteri dan penuh rahasia! Manusia memiliki
keterbatasan dalam memahami makna hidup. Pada umumnya, manusia tidak
mengetahui banyak hal tentang sesuatu, yang mereka ketahui hanyalah
realitas yang nampak saja . Tidak ada seorang pun yang tahu
berapa lama ia akan hidup, di mana ia akan mati, dalam
keadaan apa ia akan mati, dan dengan cara apa ia akan mati, sebagian
manusia menyangka bahwa hidup ini hanya satu kali dan setelah itu mati
ditelan bumi. Mereka meragukan dan tidak percaya bahwa mereka akan
dibangkitkan kembali setelah mati (Q.S An-Naml: 67). Adapun mengenai
kepercayaan adanya kehidupan setelah mati pandangannya sangat beragam
tergantung pada agama dan kepercayaan yang dipeluk dan diyakini.
Langganan:
Postingan (Atom)
